Pelangi di Hatiku

Beda Nasyid Sekarang sama Dulu!

Posted on: 10 September, 2008

Subhanallah, ngga’ sia-sia kalo pas semalem sempet-sempetnya datang ke rapat ANN (Asosiasi Nasyid Nusantara). Walaupun dengan tenaga sisa, maklum baru pulang dari kantor tercinta, tapi semangat tetep duuooong…, ngg’ tanggung-tanggung kalo semalem itu ada tamu istimewa dari negeri sebrang sana, negeri yang punya menara kembar tertinggi di asia tenggara, bahkan di 5 besar didunia kaleee… dan negerinya Siti Nurhaliza (eeheemm….). namanya abd Rizal. yup dia adalah mantan backing vocal Nada Murni & Rabbani dan pencipta lagu-lagu dari Raihan, Rabbani, Nada Murni, Hijjaz, de el el….KEREEEENNN.
Banyak banged hal-hal yang di share, dari mulai perkembangan nasyid di Malaysia sampai perbedaan nasyid hari ini dengan nasyid tempo doeloe. Tau ngga’ sebelum mulai dia share, doi sempet-sempetnya melantunkan nasyid, SUBHANALLAH merdu banged suaranya, hingga suasana yang tadinya resah karena perut ngg’ bisa diajak kompromi tiba-tiba menjadi hening dan sepi. Pembawaannya bener-bener dari hati yang terdalam jadi kalo ngedengerinnya juga sampe ke hati. Naaah setelah itu baru doi cerita-cerita bagaimana nasyid dulu hadir di tengah masyarakat, kalo dulu katanya, nasyid itu bener-bener hiburan alternative (selain ada juga hiburan islam yang lain) untuk masyarakat khususnya masyarakat Islam. Bagaimana nasyid dimulai dari kampus-kampus, sekolah-sekolah sampe ke masyarakat. Dan hal itu perlu kerja yang ngg gampang. Perlu kesabaran, katanya. Pada saat itu nasyid bener-bener sangat di sukai, sebab nasyid membawa warna baru ditengah-tengah masyarakat, saat masyarakat jenuh dengan musik-musik yang liriknya selalu berbau cinta kepada manusia bukan kepada Sang Kholiq. Katanya juga saat itu nasyid sudah punya banyak fans, dari kalangan anak remaja, ibu-ibu ampe nenek2x. jadi ngg salah kalo perkembangan nasyid sangat cepat perkembangannya.
Yang membuat sedih dan cemas pas doi bercerita tentang perbedaan nasyid hari ini dengan nasyid dahulu. Kebetulan saat itu doi masih bergabung di Nada Murni. Di dalam Nada Murni, setiap munsyid bener-bener selalu menjaga baca Qur`annya, menjaga shalat malamnya, menjaga sedekahnya, dan banyak lagi, sebab memang benar-benar dituntut untuk itu semua, sebab pendakwah yaaaa harus gitu donggg. Bahkan walau punya banyak fans, mereka tetep ngg sombong, ngepel dan nyapu pada waktunya, nyuci piring sendiri, nyuciin sepatu temen de el el, bener dech itu katanya. Bahkan yang mambuat ane agak merinding takjub, ketika dia bercerita proses pembuatan lagu-lagu, kata doi, ketika buat lirik mereka selalu mengiringi dengan dengan bersedekah, sholat malam, baca qur`an dulu baru keesokan harinya mendapatkan inspirasi baik nada maupun lirik yang pas banged (mudah-mudahan sich pas nyari inspirasinya bukan pas sholat he5x.) SUBHANALLAH. Jadi ngg heran kalo lagu-lagu mereka begitu indah dan nikmat didengar, diantaranya lagu Antara Mata dan Hati, Mata Hati, yang selalu dinyanyikan oleh Dai kondang asal bandung Aa Gym dan banyak lagi lagu-lagunya.
Lalu bagaimana dengan munsyid-munsyid di hari ini khususnya di Indonesia, yang baru punya album pertama udah bagi-bagi foto, udah bisa berbicara di khalayak ramai bak artis terkenal, Masya Allah, walaupun ngg ada salahnya, tetapi kalo kita melihat lagi bagaimana Bang Rizal bercerita tentang arti dari nasyid di atas dan kebiasaan munsyid dahulu, maka apakah itu ngg terlalu berlebihan. Walaupun ngg’ semuanya tim nasyid/munsyid begitu, tetapi ini perlu di perhatikan. Seharusnya nasyid benar-benar membawa warna baru, dan harus berbeda dengan musik lain, karena nasyid punya Ruh, ruh yang ketika dibawakan akan membuat yang mendengar berubah dan merasa ingat pada Sang Pencipta, dan ini ngg’ dimiliki oleh penyanyi2x lain, mungkin kita kalah dengan Peterpan, Dewa, Ungu, tetapi mereka tidak memiliki Ruh tersebut. Nasyid harus berbeda dengan musik lain, ngg hanya dari lirik tapi juga dari pembawaan munsyidnya juga.
Bahkan Bang Rizal bercerita, pernah salah satu personel Band Jamrud yang bilang,”sebenarnya kami juga ingin sekali seperti personel-personel nasyid, tetapi ketika kami lihat ternyata ngga ada bedanya dengan kita, gaya mereka, pembawaannya, akhirnya kami mendingan nerusin musik kami”. Come on doooongg… para nasyider, kita harus tunjukin bahwa nasyid adalah beda. Beda lirik, beda gaya dan beda dari musik lain. Tapi gimana kalo kita beda, nanti kita bakalan ketinggalan jaman?, justru itu mulailah dari sekarang ini, gpp kalo nasyid itu ada yang berwarna pop, rap, jazz, asalkan cocok dan harus tetep pada koridor yang tadi dikatakan Bang Rizal, nasyider harus punya batas-batasan yang syar’i.
Emang seru kalo bicara nasyid apalagi yang bercerita adalah orang yang konsen dengan nasyid. Untungnya ditengah pembicaraan Pak Ali ( manager Izzatul Islam) mengakhiri, walau dengan hati ngg enak, bayangin soalnya udah jam 9 malem yang jelas nich perut ngg bisa diem nuntut adanya makanan. dan rapat sebenarnya belum di mulai GUBRAAKSS. Tapi tetep semangat … fiuuuhh! Akhirnya Bang Rizal pamit, dan acara makan2x pun dimulai, dan yang menyedihkan kenapa diri ini harus menjadi PJ Publikasi…hiks3x. eeitt, tetep semangat. OKEY. Allahuakbar!!!!
Kalo ada yang salah, mohon di maafkan dalam penulisan tulisan ini. Pisss ahh. ^_^
Tag:

4 Tanggapan to "Beda Nasyid Sekarang sama Dulu!"

Allahu Akbar!!! Bangkitlah wahai Islam!! Guncangkan Bumi ini dengan Nasyid!!

Ass, ana lebih menyukai nasyid-lama lama seperti nadamurni dll, alhamdulillah ana koleksi nasyid-nasyidnya lengkap, cuma untuk perbandungan saja, karena kalau ana cermati nasyid sekarang lebih condong ke jenis musiknya, atau pengiringnya, beda dengan nasyid-nasyid dulu, isinya bener-bener menyentuh dan yang membawakan nasyidnya betul-betul memahami yang di nasyidkan.

>>>>>>………..gwe jga penasyid yang ngerasa kalo nasyid sekarang dah mulai beda !!!

>>>>>>>…….. aku jga seorang penasyid yang dah ngerasa kalo nasyud sekarang dah mulai berubah dan jauh dari tujuan utamanya….. jadi gimana kita ngelurusin lagi nasyid ini???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Twitter

Like Pelangidihatiku

September 2008
S S R K J S M
« Agu   Okt »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Chat Yuuks…

Klik tertinggi

  • Tak ada

Arsip

Blog Stats

  • 36,093 hits

Galeri Photoku

Shoot!

upload

Lebih Banyak Foto
%d blogger menyukai ini: